

BANJARMASIN – Semangat pelestarian budaya lokal membahana di lingkungan Universitas Sari Mulia (UNISM) pada Jumat dan Sabtu, 17 – 18 Oktober 2025. Dalam rangka memperingati Hari Kebudayaan Nasional, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Humaniora sukses menyelenggarakan “Humaniora Culture Festival”, sebuah ajang unjuk bakat dan edukasi budaya yang memadukan tradisi dengan kreativitas modern.
Kegiatan ini dibuka dengan penuh antusiasme, menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengekspresikan kecintaan mereka terhadap warisan leluhur, khususnya budaya Banjar, di tengah arus globalisasi.
Talkshow Budaya: Menggali Akar Identitas Banjar
Salah satu agenda utama festival ini adalah Talkshow Budaya Banjar. Sesi ini menghadirkan diskusi mendalam mengenai nilai-nilai kearifan lokal yang menjadi jati diri masyarakat Kalimantan Selatan. Melalui dialog interaktif ini, mahasiswa diajak untuk tidak hanya mengenal, tetapi juga menginternalisasi nilai-nilai budaya dalam kehidupan akademik dan bermasyarakat.
Panggung Ekspresi: Tari, Musik, dan Puisi
Kemeriahan berlanjut di panggung utama dengan berbagai penampilan seni dari mahasiswa Fakultas Humaniora. Bakat-bakat muda tampil memukau melalui:
- Seni Tari: Menampilkan gerak tari tradisional yang elegan.
- Olah Vokal: Penampilan menyanyi lagu-lagu daerah dengan aransemen yang segar.
- Baca Puisi: Deklamasi karya sastra yang menyentuh sanubari, merefleksikan kecintaan pada tanah air.
Komedi Banjar: Menutup Hari dengan Gelak Tawa
Sebagai pemuncak acara, festival ini menghadirkan kolaborasi spesial dengan komunitas Stand Up Indo Banjarmasin. Penampilan komedi tunggal berbasa Banjar ini berhasil mengocok perut penonton, membuktikan bahwa bahasa dan budaya lokal tetap relevan dan menghibur bagi generasi z.
