
BANJARMASIN – Dalam upaya membekali mahasiswa dengan keterampilan esensial di era transformasi digital, Fakultas Humaniora menyelenggarakan Kuliah Umum bertajuk “Mahasiswa Cakap Digital: Optimalisasi Mesin Pencari dan Kecerdasan Artifisial” pada Rabu, 26 November 2025.
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara Fakultas Humaniora dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi). Mengingat relevansi topik yang diangkat, acara yang digelar secara daring melalui platform Zoom Meeting ini disambut antusias oleh 114 mahasiswa dari berbagai program studi di lingkungan Fakultas Humaniora.
Hadir sebagai narasumber tunggal, Faisal Rahman, M.Pd., yang merupakan Pandu Literasi Digital Kemenkomdigi sekaligus Dekan Fakultas Humaniora. Dalam paparannya, beliau menekankan bahwa menjadi “cakap digital” bukan sekadar mampu menggunakan gawai, melainkan memiliki kemampuan kritis dalam mengelola informasi.
Fokus Utama: Mesin Pencari dan AI untuk Akademisi
Materi kuliah umum kali ini membedah dua aspek krusial:
- Optimalisasi Mesin Pencari: Bagaimana teknik mencari sumber referensi yang valid, kredibel, dan relevan di tengah banjir informasi digital.
- Kecerdasan Artifisial (AI): Strategi memanfaatkan alat berbasis AI untuk membantu proses belajar, riset, dan kreativitas tanpa mengabaikan aspek integritas akademik.
Antusiasme peserta terlihat jelas dari sesi tanya jawab yang dinamis. Sebanyak 114 mahasiswa yang hadir aktif mendiskusikan tantangan etika penggunaan AI serta tips praktis dalam mengoptimalkan pencarian data digital untuk tugas akhir maupun proyek kreatif.
Melalui kegiatan ini, Fakultas Humaniora berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program yang relevan dengan kebutuhan zaman. Dengan menggandeng institusi pemerintah seperti BPSDM Kemenkomdigi, diharapkan lulusan Fakultas Humaniora tidak hanya unggul dalam bidang keilmuan masing-masing, tetapi juga memiliki literasi digital yang mumpuni untuk bersaing di level global.


